
Ranking FIFA Januari 2026: Posisi Indonesia Stagnan, Vietnam Mengalami Penurunan – Peringkat FIFA merupakan tolok ukur penting dalam dunia sepak bola internasional, mencerminkan performa tim nasional berdasarkan hasil pertandingan resmi dan jumlah poin yang dikumpulkan. Setiap pembaruan peringkat FIFA selalu dinantikan oleh berbagai negara, termasuk Indonesia dan negara-negara Asia Tenggara lainnya. Ranking FIFA edisi Januari 2026 telah dirilis oleh Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) pada 19–20 Januari 2026, dan menarik perhatian karena menunjukkan dinamika peringkat beberapa tim nasional, termasuk stagnasi posisi Indonesia dan penurunan peringkat Vietnam. (detikcom)
Bagi pecinta sepak bola Indonesia, ranking FIFA bukan sekadar angka—ia mencerminkan perkembangan, progres, dan tantangan tim nasional di kancah global maupun regional. Posisi dalam daftar peringkat memiliki dampak signifikan terhadap citra tim nasional, undian turnamen, hingga strategi federasi sepak bola dalam merencanakan pertandingan internasional berikutnya. Kali ini, pembaruan peringkat FIFA membawa sejumlah cerita menarik, terutama soal posisi Indonesia dan negara-negara ASEAN lainnya. (detikcom)
Posisi Indonesia Stagnan di Ranking FIFA
Dalam pembaruan terbaru, Timnas Indonesia tetap berada di posisi ke-122 dunia dengan total 1.144,73 poin. Angka ini tidak mengalami perubahan dibanding peringkat sebelumnya, dan stagnasi ini telah berlangsung sejak Oktober 2025. Keadaan ini menunjukkan bahwa Indonesia belum berhasil menambah poin nasional dalam beberapa bulan terakhir. (detikcom)
Poin dan posisi Indonesia tetap sama terutama karena skuad Garuda tidak menjalani pertandingan internasional senior pada jeda FIFA Matchday November 2025. Keputusan ini membuat tim nasional kehilangan kesempatan untuk menambah poin FIFA dari pertandingan resmi. Padahal, agenda seperti FIFA Matchday biasanya menjadi momen penting untuk memperbaiki ranking melalui hasil yang baik di pertandingan persahabatan maupun kualifikasi. (Info 1 – Informasi Terpercaya)
Selain itu, Indonesia juga mengalami hasil kurang optimal dalam pertandingan-pertandingan terakhirnya, termasuk di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026. Kekalahan dari lawan seperti Arab Saudi dan Irak juga berdampak pada poin tim nasional, meskipun pertandingan tersebut dimainkan dalam ajang kompetitif besar. (suara.com)
Posisi stagnan ini juga membuat Indonesia tertahan di bawah rival ASEAN seperti Malaysia dan Thailand. Malaysia berada satu tingkat di atas Indonesia di peringkat ke-121, meskipun federasi mereka tengah menghadapi isu dokumen pemain naturalisasi. Sementara itu, Thailand menjadi tim ASEAN terbaik dengan berada di posisi top 100 dunia di peringkat ke-96. (Info 1 – Informasi Terpercaya)
Secara regional, posisi Indonesia relatif masih di bawah beberapa negara tetangga lain di Asia Tenggara. Akibatnya, Skuad Garuda perlu merancang strategi yang lebih matang untuk mendapatkan hasil positif dalam pertandingan internasional yang dijadwalkan pada tahun 2026, termasuk partisipasi dalam kompetisi FIFA Series dan laga kualifikasi selanjutnya. (tvOne News)
Vietnam Mengalami Penurunan Peringkat
Berbeda dengan Indonesia yang stagnan, Vietnam mengalami penurunan satu peringkat dalam ranking FIFA terbaru. Timnas Vietnam kini berada di posisi ke-108 dunia, turun dari peringkat 107 sebelumnya. Penurunan ini sebagian besar disebabkan oleh aktivitas tim yang jauh dari pertandingan internasional. Karena tidak memainkan pertandingan internasional dalam beberapa waktu terakhir, Vietnam tidak memperoleh poin baru sekaligus memungkinkan tim lain di belakangnya merangsek naik. (news.laodong.vn)
Kurangnya partisipasi dalam laga resmi sedikit banyak memberikan dampak pada peringkat mereka, meskipun skor keseluruhan Vietnam tetap dekat dengan tim-tim ASEAN lainnya. Vietnam masih berada di atas posisi Indonesia dan Malaysia di daftar ranking FIFA terbaru, tetapi perbedaannya kini semakin tipis. (news.laodong.vn)
Seperti Indonesia, Vietnam juga mempersiapkan agenda pertandingan besar di awal tahun 2026, termasuk pertandingan penting dalam Asian Cup qualifiers. Pertandingan itu dipandang sebagai peluang untuk mengembalikan momentum perolehan poin dan memperbaiki posisi dalam pembaruan ranking FIFA berikutnya. (news.laodong.vn)
Selain itu, penurunan peringkat ini juga mencerminkan tantangan umum yang dihadapi sebagian besar tim nasional di ASEAN: kurangnya jadwal pertandingan internasional resmi dalam kalender FIFA, sehingga peluang mengumpulkan poin menjadi terbatas. Hal ini menunjukkan bahwa absennya pertandingan FIFA Matchday, bahkan untuk tim yang sedang membangun performa, dapat berimbas pada posisi ranking yang kurang ideal. (detikcom)
Perbandingan Ranking dan Implikasi Regional
Peringkat FIFA tidak hanya merupakan refleksi performa, tetapi juga berpengaruh pada sejumlah hal dalam sepak bola internasional. Nomor ranking yang lebih tinggi dapat membantu tim lolos di pot undian yang lebih baik dalam ajang besar seperti kualifikasi Piala Dunia, Piala Asia, atau kompetisi antar benua. Begitu juga sebaliknya, ranking yang stagnan atau menurun biasanya membuat tim berada di pot undian yang lebih rendah dan menghadapi lawan lebih kuat sejak fase grup. (detikcom)
Dalam konteks ASEAN, Thailand menjadi tim yang membanggakan karena bertahan di peringkat terbaik kawasan Asia Tenggara—masuk dalam peringkat 100 dunia. Negara lainnya seperti Malaysia (121), Vietnam (108), dan Indonesia (122) menunjukkan dinamika yang berbeda akibat jadwal pertandingan, hasil kompetitif, dan kebijakan federasi sepak bola masing-masing. (detikcom)
Selain ranking main FIFA, timnas ASEAN kini juga menantikan acara FIFA Series 2026 yang direncanakan akan membantu tim-tim yang kurang bertanding di kalender internasional mendapatkan peluang poin nyata. Indonesia sendiri akan bermain melawan tim dengan range ranking berbeda, seperti Bulgaria (peringkat lebih tinggi dari Indonesia) serta beberapa tim dengan peringkat di bawahnya. Pertandingan seperti ini penting sebagai peluang penambah poin FIFA jika hasilnya positif. (tvOne News)
Kesimpulan
Ranking FIFA Januari 2026 menunjukkan posisi Indonesia tetap stagnan di peringkat ke-122 dunia, tanpa perubahan sejak Oktober 2025 akibat tidak memainkan pertandingan internasional yang memberi poin baru. Posisi ini menempatkan Indonesia di bawah beberapa negara ASEAN seperti Thailand dan Vietnam, serta sedikit di bawah Malaysia dalam daftar peringkat. (detikcom)
Sementara itu, Vietnam mengalami penurunan satu peringkat menjadi posisi ke-108, yang sebagian besar dipengaruhi oleh minimnya aktivitas pertandingan internasional. Penurunan ini menunjukkan bahwa timnas yang tidak mengikuti kalender FIFA secara aktif berisiko kehilangan momentum poin.
Peringkat FIFA memiliki implikasi penting—baik dalam undian kompetisi besar maupun penilaian performa jangka panjang tim nasional. Untuk memperbaiki posisi di ranking berikutnya, negara-negara seperti Indonesia dan Vietnam perlu memaksimalkan pertandingan internasional resmi sebagai kesempatan meraih poin lebih banyak. (Info 1 – Informasi Terpercaya)